![]() |
| Kedutaan Besar Indonesia di Beijing melayani 93 orang Indonesia di Wuhan |
Gerbong Berita Dunia - Kedutaan Besar Indonesia di Beijing Agen Poker mengkonfirmasi telah secara terus menerus memantau kondisi kehidupan 93 orang Indonesia yang terdampar di Kota Wuhan Cina, pusat penyebaran wabah virus korona baru yang mematikan, dan memasok stok makanan pokok kepada mereka.
"Kami tidak meninggalkan mereka. Kami terus mempertahankan kontak teratur dengan mereka. Jika ada sesuatu yang sangat mendesak, kami telah memberikan empat nomor hotline kepada mereka," Duta Besar Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun memberitahu ANTARA di Beijing pada hari Senin.
Nomor hotline kedutaan adalah +861065325489, +8613811284505, +8613146453974, dan +8613552235327, ia mengungkapkan, menambahkan bahwa stok makanan pokok untuk orang Indonesia di Wuhan mungkin habis dalam lima atau enam hari ke depan.
Namun, sebelum stok kebutuhan pokok mengering, staf kedutaan akan mengisi kembali. Makanan pokok dibeli secara online, dan kurir akan mengirimkannya ke koordinator komunitas Indonesia di universitas dan apartemen, katanya.
Sebagian besar dari 93 orang Indonesia yang saat ini terdampar di Wuhan adalah pelajar, tetapi satu atau dua dari mereka adalah ekspatriat yang tinggal di apartemen. Kedutaan Besar Indonesia memasok makanan pokok secara adil kepada mereka semua tanpa kecuali, ungkapnya.
Dalam memastikan keselamatan dan keamanan semua orang Indonesia di zona bencana, Duta Besar Djauhari Oratmangun menegaskan bahwa otoritas kedutaan terus berkomunikasi secara intensif dengan pihak berwenang di Pemerintah Cina, pemerintah provinsi Hubei, dan pemerintah kota Wuhan.
"Kami juga berkoordinasi dengan rekan-rekan kami di kantor Konsulat Jenderal Indonesia di Ghuangzhou dan Shanghai," katanya.
Kedutaan Besar Indonesia di Beijing mencatat bahwa setidaknya 200 orang Indonesia berdomisili di Wuhan. Sebagian besar dari mereka mungkin telah kembali ke Indonesia untuk berlibur, sementara 93 lainnya terdampar karena keputusan pemerintah Cina untuk mengunci kota itu untuk menghentikan penyebaran virus mematikan ini.
Virus corona baru ini, sejauh ini, telah merenggut setidaknya 80 nyawa di Cina, sementara beberapa negara lain, termasuk Amerika Serikat dan Kanada, telah mengumumkan kasus mereka yang dikonfirmasi.
Namun, tidak ada kasus yang dikonfirmasi ditemukan di Indonesia. Terlepas dari kenyataan ini, sejak dikeluarkannya pernyataan resmi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah koronavirus di Cina, pemerintah Indonesia tetap waspada.
Sebagai bagian dari tindakan pencegahannya, pemindai termal telah dipasang di berbagai bandara di seluruh nusantara untuk menyaring penumpang internasional. Pemindai termal bertujuan mendeteksi setiap turis asing yang bergejala dengan coronavirus novel ini.
Beberapa rumah sakit di kota-kota besar Indonesia juga telah membuat persiapan yang diperlukan untuk menangani mereka yang diduga memiliki gejala coronavirus.
Di Jakarta, Rumah Sakit Sulianti Saroso untuk Penyakit Menular di Jakarta Utara telah menerima seorang pasien, dengan gejala yang diduga sebagai coronavirus.
Pihak berwenang Cina menyatakan kasus pertama coronavirus setelah seseorang dengan pneumonia dirawat di rumah sakit di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina, menurut pernyataan resmi WHO.
Selama seminggu terakhir, orang-orang, dengan gejala pneumonia dan melaporkan riwayat perjalanan ke Wuhan, telah diidentifikasi di bandara internasional.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar